seperti selotip yang ternoda sidik jari,
seperti jejak sepatu di adonan semen, sedetik sebelum ia mengering,
"sebelum dan sesudah kehadiranmu tidak akan sama," katamu.
"kau baik-baik saja sebelumnya," sahutku tenang, membantah.
"jadi, kau akan tetap baik-baik saja tanpaku."
kau menatapku sekilas, "begitu, dan kau juga akan menjalani hidupmu seperti biasa."
pernyataan itu terdengar seperti pertanyaan untukku.
dan aku benci pertanyaan.
karena kau, aku, sama-sama tahu jawabannya.
Showing posts with label poems. Show all posts
Showing posts with label poems. Show all posts
Thursday, 15 March 2012
Thursday, 26 January 2012
another quickpost
..dan malam itu aku memeluknya dengan perasaan campur aduk.
dengan degup, yang aku masih tidak yakin berlompatan karena gugup.
dengan gemuruh, yang aku masih belum tahu alasan ia luruh.
dengan air mata tertahan, walaupun mungkin tanpa kesedihan.
dengan degup, yang aku masih tidak yakin berlompatan karena gugup.
dengan gemuruh, yang aku masih belum tahu alasan ia luruh.
dengan air mata tertahan, walaupun mungkin tanpa kesedihan.
Monday, 3 October 2011
you (:
result:
inspirasi awal:
..
you turn my life upside down, in good way.
somehow, simply talking to you can boost my mood instantly.
you, bring colors to my life.
yet you keep me still pure.
i, well.. love is a big word,
instead, can i say..
i white you?
#nowplaying A Thousand Miles - Vanessa Carlton
..setelah dipikir-pikir lagi, saya sendiri nggak yakin ini bener bener saya tujuin buat seseorang atau nggak.
update:
OIYAAA maaf lagi karena ini bukan yang versi scan hehe, pertama untuk menghindari plagiarism, kedua.. yah, sama kaya alesan kemarin. scanner saya lagi ngambek -.-" dan SLR saya di indo.
udah. end of story.
hell yeah it's about
blahs,
i heART this,
muses,
poems
Thursday, 1 September 2011
Untuk Seorang Perampok Kecil
Dapatkah kau mendengar seruan bisuku?
Saat malam luruh ke bumi dan bebukitan menghitam di kejauhan
Tinggal bintang harapan yang berpendar temaram dalam genggaman
Pernahkah kau rasakan panggilan serakku?
Ketika ku hanya bisa mengasihi aksara demi aksara dengan rindu-redam yang kupelajari diam-diam
Lalu menelan keheningan atas mimpi-mimpi yang berjatuhan dan berserak
Adakah kau tersentuh senandung serpihan hatiku?
Yang mengantarkan merpati menyongsong ufuk sang matahari
Dan rintik hujan Februari jadikan jarakmu hanya sejangkauan
Sudahkah kukatakan padamu, wahai perampok kecil?
Kembalikan hatiku
Saat malam luruh ke bumi dan bebukitan menghitam di kejauhan
Tinggal bintang harapan yang berpendar temaram dalam genggaman
Pernahkah kau rasakan panggilan serakku?
Ketika ku hanya bisa mengasihi aksara demi aksara dengan rindu-redam yang kupelajari diam-diam
Lalu menelan keheningan atas mimpi-mimpi yang berjatuhan dan berserak
Adakah kau tersentuh senandung serpihan hatiku?
Yang mengantarkan merpati menyongsong ufuk sang matahari
Dan rintik hujan Februari jadikan jarakmu hanya sejangkauan
Sudahkah kukatakan padamu, wahai perampok kecil?
Kembalikan hatiku
.
hell yeah it's about
blahs,
memories wont hurt,
poems,
random
Saturday, 20 August 2011
:"
Friday, 5 August 2011
Renungan
Begitu angkuhnya aku, yang mengira aku dapat memiliki dunia kecilku sendiri
Muak oleh kepalsuan, terlalu lelah bermain dengan takdir yang tiada henti merumitkan diri
Si naif ini mengamuk dengan tatapan, menjerit dalam kebisuan, mengurai tanya dalam tetes-tetes air mata
Kuteruskan perjalanan tanpa tujuan ini
Kutemukan tawa sementara dari mereka-mereka yang berikanku sayap-sayap rapuh
Yang robek seketika tepat ketika aku hampir menyentuh bintangku
Aku jatuh tanpa ampun
Bahkan bumi pun enggan memelukku yang tersungkur
Ku berpapasan dengan senyuman-senyuman palsu yang mengantarku dalam kesenangan semu
Hingga akhirnya mereka meninggalkanku sendirian
Tersudut di lorong sepi, aku terduduk memeluk serpihan hati
Mataku menelusuri seluruh sudut, tak ada siapa-siapa disini
Aku sendiri
Sunday, 24 July 2011
...
ia mengintai di balik tirai, memperhatikan momen ketika hatiku tertusuk, berdarah dan tercabik-cabik lalu tanpa kata dijahitnya tuntas.
aku tertegun, ia pergi tanpa menoleh lagi.
masa bergulir, hatiku yang sempat menghangat kembali membeku karena semunya semilir semi.
ia datang tanpa pertanda apa-apa dan menumbuhkan kembali bunga belukar di taman hatiku.
dan ia beranjak sebelum kata terima kasih sempat terlontar.
hari-hari merangkak, dan ketika pita gempita hatiku tercerai berai, ia dengan rapi menata dan melukisnya lagi dengan sembur pelangi.
aku kembali terpana, kucekal tangannya sebelum ia berbalik pergi, dan suaraku lirih bertanya, "kenapa?"
ia menatapku lama, membiarkan aku mengecup udara mencekik seiring detik berdentum menunggu jawabnya.
"ini caraku mencintaimu."
-original by Venus Aretha
aku tertegun, ia pergi tanpa menoleh lagi.
masa bergulir, hatiku yang sempat menghangat kembali membeku karena semunya semilir semi.
ia datang tanpa pertanda apa-apa dan menumbuhkan kembali bunga belukar di taman hatiku.
dan ia beranjak sebelum kata terima kasih sempat terlontar.
hari-hari merangkak, dan ketika pita gempita hatiku tercerai berai, ia dengan rapi menata dan melukisnya lagi dengan sembur pelangi.
aku kembali terpana, kucekal tangannya sebelum ia berbalik pergi, dan suaraku lirih bertanya, "kenapa?"
ia menatapku lama, membiarkan aku mengecup udara mencekik seiring detik berdentum menunggu jawabnya.
"ini caraku mencintaimu."
-original by Venus Aretha
Tuesday, 19 July 2011
sorry, this post is in indonesian :)
WARNING: THIS ONE IS A LONG POST, AND YOU BETTER.. ah sudahlah, blog gue juga
anyway, gue membuat post ini sepenuh hati-jiwa-raga-dan-cinta *apasih*
oya, yang berhak ge-er cuma satu orang. sori hati gue kecil cuma muat satu cowok doang :)
tentang kekaguman diam-diam, perasaan yang disembunyikan, sampai sempurnanya kepura-puraan.
tentang harapan, yang digantungkan sembunyi-sembunyi
tertawa geli membayangkannya jadi kenyataan.
tentang sentakan, disusul senyum beku yang terukir
dan air mata yang jatuh, menyadari aku sudah melangkah terlalu jauh
sementara aku tidak diperlukan lagi di perjalanan itu
dapatkah kau mendengar seruan bisuku?
saat malam luruh ke bumi dan bebukitan menghitam di kejauhan
tinggal bintang harapan yang berpendar temaram dalam genggaman
pernahkah kau rasakan panggilan serakku?
ketika ku hanya bisa mengasihi aksara demi aksara dengan rindu-redam yang kupelajari diam-diam
lalu menelan keheningan atas mimpi-mimpi yang berjatuhan dan berserak
adakah kau tersentuh senandung serpihan hatiku?
yang mengantarkan merpati menyongsong ufuk sang matahari
dan rintik hujan Februari jadikan jarakmu hanya sejangkauan
sudahkah kukatakan padamu, wahai perampok kecil?
kembalikan hatiku.
22-12-09
dan waktu yang sangat mencintai ironi itu,
mengejarmu dengan rodanya, siap menggilas
maka tiba-tiba kau berada di posisi yang sangat kubenci itu, kebimbangan itu
tidak sayang, siapapun tidak mau menjadi pilihan
apa yang akan kau lakukan jika kau temukan batas langit?
dimana gemintang berpijar akan membeku, dan hatimu yang bersalju justru akan meleleh
dan kau tersadarkan
selalu ada dua sisi yang berbeda, selalu ada dua pilihan yang menyesatkan atau membebaskan
ada sentuhan yang melengkapi, dan ada jarak yang menjauhkan
hingga kau mengerti
bahwa, satu cerita menggenapimu, tapi dua malah akan membunuhmu
bulan yang menanti papasannya dengan matahari yang dipujanya meski hanya beberapa detik
dan bulan yang begitu mencintai bumi, hangatkan malam dengan pelukan sinarnya
tapi bila mereka bertemu, gerhanalah yang terjadi
kau ada di persimpangan, satu jalan menuju gurun, satu menuju kutub, berjalanlah lurus dan temukan hutan musim semimu.
28-03-10
sejenak kupikir hidupku sudah mereda,
badai sudah pergi, bahkan riak kecilpun tiada
aku ada di jalanan diam yang kuimpikan, namun semakin lama aku tertelan dalam kebosanan
lalu waktu yang tidak mengenal belas kasihan itu,
kembali menghantui dengan sahabat barunya,
jarak.
mereka berlarian, membatasi, membelenggu, namun kadang juga mengeratkan.
kita kelimpungan.
mencoba bertumpu pada apapun, sementara bisikan itu tetap berkeras mengesalkan,
"yang harus kalian lakukan hanyalah berpegangan tangan."
maaf sayang, lagi-lagi yang kulakukan hanyalah memperumit situasi
aku bertahan, mati-matian, untuk tetap mempertahankan kita di lembar yang sama
meskipun kau bersikeras menuju halaman selanjutnya
kau menatapku putus asa, tak paham.
sama, aku membisikkan, aku juga sama bingungnya
maka inilah kita, menentang senja di ujung detik yang lelah
saksikan pagi siang meredup berganti malam datang memeluk
lalu menonton drama bintang berpendar pas-pasan masih berusaha selimuti kota yang lebih gemerlap dengan lampu terang-indahnya
dan akhirnya pandangi kabut gelap lagi-lagi terenggut sinar pagi yang perkasa.
sedetik tetes embun menyapa pagi,
kita tersenyum. sama sama mengerti.
again, that L.
you know that weird feeling?
when you secretly look at him from the corner of your eyes
and each movement is just flawless
then you giggle for no reason?
you know that weird feeling?
when you text and you can't get rid off that big smile in your eyes
and you still stuck in bliss even if his swinging mood affecting yours?
you know that weird feeling?
when your hands, shoulders, or head touch accidentally
and you can feel your face getting warmer and you can't help it but bite your lips a lil bit?
you know that weird feeling?
when you deep inside know he was about to say the word but you actually keep denying it
because you're afraid that it's just a dream, simply because this is just too good to be true?
you know that weird feeling?
when you got that happiest feeling but all you can do is just smile a little
and everybody can just tell, this girl is living a fairytale..
you know that weird feeling?
when you try to hold back from flying too high since you're afraid of falling and get hurt
then when he hold you, you suddenly feel relieved and believe everything's gonna be okay.
or even if it's not happily ever after, sure it's worth it..
you know?
oh i know. i absolutely know.
when you secretly look at him from the corner of your eyes
and each movement is just flawless
then you giggle for no reason?
you know that weird feeling?
when you text and you can't get rid off that big smile in your eyes
and you still stuck in bliss even if his swinging mood affecting yours?
you know that weird feeling?
when your hands, shoulders, or head touch accidentally
and you can feel your face getting warmer and you can't help it but bite your lips a lil bit?
you know that weird feeling?
when you deep inside know he was about to say the word but you actually keep denying it
because you're afraid that it's just a dream, simply because this is just too good to be true?
you know that weird feeling?
when you got that happiest feeling but all you can do is just smile a little
and everybody can just tell, this girl is living a fairytale..
you know that weird feeling?
when you try to hold back from flying too high since you're afraid of falling and get hurt
then when he hold you, you suddenly feel relieved and believe everything's gonna be okay.
or even if it's not happily ever after, sure it's worth it..
you know?
oh i know. i absolutely know.
Friday, 8 July 2011
for HM ;)
jarak membuatku sadar
bagaimana rindu bisa menjadi begitu kejam
waktu membuatku mengerti
bahwa keadaan ternyata tidak bertambah mudah,
tak peduli seberapa kuat aku menahan
dan bertahan
aku bukan lagi satu hati bebas, bukan
meski tiada pula yang memaksaku untuk datang dan berdiam di sarangmu
aku juga sudah bukan seorang pelayar penasaran
yang siap menerjang badai sekejam apapun hanya untuk menemukan pulau yang bahkan belum tentu indah
kapalku sudah berlabuh aman di hatimu, dalam waktu yang mungkin tidak selamanya, tapi tidak sesingkat itu juga aku memutuskan untuk pergi
aku ingin menjelajah hutanmu, gunungmu, sungaimu
menyentuh, mempelajari, menjaga dan menyayanginya sepenuh yang aku bisa
walau dalam diam,
walau dari kejauhan.
bagaimana rindu bisa menjadi begitu kejam
waktu membuatku mengerti
bahwa keadaan ternyata tidak bertambah mudah,
tak peduli seberapa kuat aku menahan
dan bertahan
aku bukan lagi satu hati bebas, bukan
meski tiada pula yang memaksaku untuk datang dan berdiam di sarangmu
aku juga sudah bukan seorang pelayar penasaran
yang siap menerjang badai sekejam apapun hanya untuk menemukan pulau yang bahkan belum tentu indah
kapalku sudah berlabuh aman di hatimu, dalam waktu yang mungkin tidak selamanya, tapi tidak sesingkat itu juga aku memutuskan untuk pergi
aku ingin menjelajah hutanmu, gunungmu, sungaimu
menyentuh, mempelajari, menjaga dan menyayanginya sepenuh yang aku bisa
walau dalam diam,
walau dari kejauhan.
hell yeah it's about
blahs,
personal,
poems,
whatcrossmymind
Friday, 24 June 2011
untuk direnungkan
Ini untuk semua teman yang retak hatinya
Karena seseorang telah menembus masuk seenaknya, dan pergi meninggalkan lubang yang menganga
Meski bayangnya masih tetap menyesaki seluruh sudut
Ini untuk semua teman yang terampas harapannya
Karena ia menyerahkan mimpinya tanpa sisa
Pada satu sosok yang akhirnya pergi dan tidak meninggalkan apapun
Ini untuk semua teman yang kehilangan cahaya matanya
Berganti dengan tangis penyesalan dan tatapan kosong
Sementara pikirannya penuh oleh seseorang yang sebenarnya tidak berhak dipikirkan
Sadarlah, kawan!
Hidup masih panjang. Berapa usiamu sekarang? Belasan?
Seseorang tidak hidup dengan menoleh ke belakang terus menerus
Dan ketika sadar, kau telah kehilangan hari ini dan tak siap untuk esok
Ada masa dimana satu cerita harus berakhir tidak bahagia,
Lalu kenapa?
Apa itu akan merusak seluruh isi buku?
Tidak.
Ada saatnya dimana Tuhan menyimpan satu rahasia
Satu kejutan kecil untuk makhlukNya
Dan Tuhan punya rencananya sendiri untuk membawa sang makhluk naif menuju kejutan itu, melalui perjalanan sang waktu
Cinta dibuat tidak untuk obsesi, apalagi memiliki
Cinta dibuat tidak untuk dicari, atau dipilih. Karena cintalah yang akan mencari, yang akan memilih
Dan ketika cinta itu mati, kau tidak perlu ikut mati bersama cinta itu
Lanjutkan perjalanan hidupmu, karena akan ada cinta lain yang lebih berhak meniti detik bersamamu
Kenangan ada bukan untuk menyakiti
Kenangan ada untuk menjadi sesuatu yang disimpan, karena ia berharga
Kenangan dibuat bukan untuk diratapi, ketika seseorang yang merajut kenangan itu pergi
Kenangan dibuat agar kamu memahami, serta masih ada berkas-berkas indah yang ditinggalkan seseorang itu untuk kamu miliki
Simpan air mata itu untuk sesuatu yang lebih berguna
Bangkitlah, jalani hidupmu.
Karena seseorang telah menembus masuk seenaknya, dan pergi meninggalkan lubang yang menganga
Meski bayangnya masih tetap menyesaki seluruh sudut
Ini untuk semua teman yang terampas harapannya
Karena ia menyerahkan mimpinya tanpa sisa
Pada satu sosok yang akhirnya pergi dan tidak meninggalkan apapun
Ini untuk semua teman yang kehilangan cahaya matanya
Berganti dengan tangis penyesalan dan tatapan kosong
Sementara pikirannya penuh oleh seseorang yang sebenarnya tidak berhak dipikirkan
Sadarlah, kawan!
Hidup masih panjang. Berapa usiamu sekarang? Belasan?
Seseorang tidak hidup dengan menoleh ke belakang terus menerus
Dan ketika sadar, kau telah kehilangan hari ini dan tak siap untuk esok
Ada masa dimana satu cerita harus berakhir tidak bahagia,
Lalu kenapa?
Apa itu akan merusak seluruh isi buku?
Tidak.
Ada saatnya dimana Tuhan menyimpan satu rahasia
Satu kejutan kecil untuk makhlukNya
Dan Tuhan punya rencananya sendiri untuk membawa sang makhluk naif menuju kejutan itu, melalui perjalanan sang waktu
Cinta dibuat tidak untuk obsesi, apalagi memiliki
Cinta dibuat tidak untuk dicari, atau dipilih. Karena cintalah yang akan mencari, yang akan memilih
Dan ketika cinta itu mati, kau tidak perlu ikut mati bersama cinta itu
Lanjutkan perjalanan hidupmu, karena akan ada cinta lain yang lebih berhak meniti detik bersamamu
Kenangan ada bukan untuk menyakiti
Kenangan ada untuk menjadi sesuatu yang disimpan, karena ia berharga
Kenangan dibuat bukan untuk diratapi, ketika seseorang yang merajut kenangan itu pergi
Kenangan dibuat agar kamu memahami, serta masih ada berkas-berkas indah yang ditinggalkan seseorang itu untuk kamu miliki
Simpan air mata itu untuk sesuatu yang lebih berguna
Bangkitlah, jalani hidupmu.
hell yeah it's about
indonesian,
muses,
poems,
whatcrossmymind
Wednesday, 25 May 2011
but,
once in a lifetime maybe you'll find someone
who steals your attention
but you're still too young to do anything
once in a lifetime maybe you'll find someone
who makes you fall for
but has no intention to catch you
once in a lifetime maybe you'll find someone
who introduces you to lots of new things and playing a role as teacher and opener of your gate
but can't continue accompanying you to the rest of your journey
once in a lifetime maybe you'll find someone
who just plays around when you think it really means a thing
and gets serious just when you start take it as jokes
once in a lifetime maybe you'll find someone
who does whatever it takes to win your heart
but you simply just not interested
once in a lifetime maybe you'll find someone
who loves you the wrong way
once in a lifetime maybe you'll find someone
who you feel comfortable with and also always missing spending time with you
but never say anything at all until time separates you both
once in a lifetime maybe you'll find someone
who treats you right, adore every single thing of you even details that you hate it,
but in the wrong time
once in a lifetime maybe you'll find someone
who seems to be the right one
but belongs to someone else
once in a lifetime maybe you'll find someone
that keeps coming and leaving
until you don't know what really is the reality
once in a lifetime maybe you'll find someone
that stays with you, you may talk with that person for hours without pretending to be someone else, accept you for who you are, caring and reminds you important stuffs
someone who brings positive influence for you and somehow makes you a better person
until you stuck in a confusion: love or friendship?
once in a lifetime maybe you'll find someone
who you fight for, who you think is worth it, who you spends most of your time to wait and please that person because you think someday things will change and your dreams will come true
but sadly, you were wrong
and you're really lucky,
if once in a lifetime you find that someone
who has no buts
but still wait for the right time.
simply because you're smart enough to think maybe someday you'll find the but,
or wait until time prove it
that finally,
you were right.
hell yeah it's about
dailystory,
english,
memories wont hurt,
muses,
personal,
poems,
whatcrossmymind,
white
Friday, 20 May 2011
Hujan Bulan Juni
Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu,
Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu..
- Sapardi Djoko Damono
*ngebaca ulang puisi-puisi om Sapardi Djoko Damono (sok akrab ceritanya pake om segala)*
...
*megapmegap*
o my.
haduh keren abis bapak satu ini tuolooooong, punya anak cowok ngga? umur berapa? #lho?
sekedar info ya readers, bapak Sapardi ini yang membuat puisi legendaris berikut ini..
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..
*helloooo, tau dong puisi yang sering banget muncul di soal soal tryout sebelum unas itu hahaha*
okee, jadii..
saya penikmat karya sastra, mulai dari prosa, cerita fiksi maupun nonfiksi, panjang maupun pendek, inggris, indonesia atau terjemahan dari bahasa asing lain seperti prancis (L’Eternité misalnya, ciamik bangets) , spanyol (SABRÁS QUE NO TE AMO Y QUE TE AMO pastinyaaa! bisa dibaca disini), atau cina (try google Tu Fu or Li Po, they're awesome! highly recommended! :3) *pengen juga kapan kapan merambah jerman *ketularan anak libels*, kayaknya boleh dijajal* dari yang menggunakan bahasa baku indonesia, penuh dengan kata-kata baru (dimana saya menemukan tergugu, tersempal, dan masih banyak lagi) maupun puisi yang dipenuhi kata-kata 'gaul' bahkan diselingi kalimat langsung, tapi tidak norak. *tahukah kamu bahwa penyair legendaris W.S Rendra menggunakan kata nyamperin, bego, karatan, bahkan nongol di puisinya? unbelievable, isnt it? :))
and well, of course i'm also a big fan of Dewi Lestari, Chairil Anwar, Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bahri -hei, karyanya ada yang diterjemahkan oleh Harry siapaaa gitu *males googling* ke bahasa inggris loh. ada yang pernah baca?) and other gifted poet in Indonesia, and hell yeah i adore those amazing E.E Cummings, Robert Brownings, Edgar Allan Poe, and Maya Angelou as well ;]
oke, kembali ke puisi indah ini: Hujan Bulan Juni. saya nggakmau menganalisa puisi disini, karena pemahaman puisi itu tergantung interpretasi masing-masing ya kan? saya cuma mau share betapa saya suka puisi ini.
fyi, sesudah membaca puisinya yang terngiang-ngiang di benak saya itu kalimat terakhir:
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu..
daan ada cerita yang terinspirasi dari puisi ini juga novel zaman dulu kala yang saya lupa judulnya --a
(versi lengkap cerita ini ada di laptop noni di surabaya dan sialnya nggak kecopy TT mungkin kapan kapan noni post yaa hahaha. tapi umm, nggak yakin juga, soalnya itu sebenernya cuma modifikasi novel itu menurut versi yang lebih dalem *in my opinion :p* jadi takutnya melanggar hak cipta)
"jika ada hujan dan bintang di langit yang sama, maka akan terjadi keajaiban." sebuah prinsip yang dianut oleh Ata dan selalu didalihkannya pada teman-temanya sebagai pepatah yunani.
tidak, itu teori miliknya sendiri.
karena Isou suka bintang, sementara ia suka hujan.
Isou begitu memuja kerlip-kerlip kecil indah, menantinya, mempelajari tentangnya. maka tentu saja ia tidak suka mendung, dan membenci hujan. karena mereka mensaput bintang dari pandangan.
Ata mencintai hujan, ia suka membiarkan rambutnya basah, deru hujan membungkam suara-suara tidak penting di pendengarannya, tetes hujan mengaburkan air matanya sehingga tidak ada seorangpun yang menyadari ia menangis, semuanya, bahkan bau hujan.
tapi Ata tidak membenci bintang.
baik bintang di langit maupun bintang-nya Isou.
whoa kok jadi mendayu dayu begini? :/
intinyaaaaa Isou sama Ata itu sahabatan, dan seperti cerita klasik pada umumnya Isou nyante-nyante aja nyeritain soal cewek yang ditaksirnya setengah mati itu sama Ata, sering manfaatin Ata dan pura-pura budek sama kenyataan kalo Ata itu sayang banget sama dia. (dalam artian begitu, ya kamu tau doong)
tapi ujung-ujungnya Isou gerah juga ngeliat Ata 'terlihat tertarik' sama cowok lain, padahal enggak --" *banyak setting hujannya lagi, unyuuu :3 (memuji karya sendiri. pelanggaran!)
lalu malam itu, tepat di bulan juni yang cerah kakaknya Ata masuk dalam keadaan agak basah dan cewek itu tertegun. hujan? di bulan juni?
lalu ia berlari keluar balkon, dan tujuannya jelas: mencari bintang.
semenit, dua menit.. ada!
redup, tapi semakin lama semakin cerah.
endingnya ya sama kayak di novelnya sih (disitu namanya Kenrico dan Leona, novelnya judulnya Not Just a Fairytale! baru inget --") Leonanya galau, kabur ke bali, Kenriconya ngejar, terus geje sesaat, terus happy endiiing
*padahal kata yang ngarang cerita ini based on her true story.. dan tidak happy ending. hiks)
the end, hahah gapenting. maaf ya om Sapardi, puisi dalemnya nggak saya ulas sesyahdu mungkin TT.
hell yeah it's about
fiction based on true story,
indonesian,
muses,
personal,
poems,
whatcrossmymind
Subscribe to:
Posts (Atom)



