Saturday, 13 August 2011

:/

taken from Sailormoon Scene (anybody watch this movie?)


  

***



















***


































aaand, the movie is already ended .__.

seandainya lo nonton tuh part waktu Mamoru nggak ada dan Seiya beneran gives everything up for Usagi. treat her like a lady sometimes, kita beneran bisa ngeliat dia sayang banget sama si Sailor Moon ini meskipun suka ngejek-ngejekin, ngebully dan sebagainya. it's.. amazing. Gue yakin 99% nggak mungkin nggak lo pasti sempet kelintas, "Gila, udah lo sama si Seiya aja. Segitu baiknya coba. Tulus, keren, deket pula!"

tapi.. apa iya begitu?
sama kayak kalo lo lagi ada di satu hubungan jarak jauh, dan lo nemuin orang yang (sepertinya) lebih perhatian, lebih cakep mungkin, lebih banyak kesamaan, dan yang terpenting nih, lebih deket!
apa lo bakal dengan gampangnya milih si pendatang baru ini? atau nggak harus LDR (long distance relationship) lah, sekedar hubungan yang begitu lama, hingga akhirnya lo jenuh. dan tiba tiba nemu 'makhluk lucu'..
"If you love two person at once, pick the second one. Because if you truly love the first one, you wont even get attracted to the second one." - twitter
setuju?
yah itu sih balik ke pribadi masing-masing.

ada yang nganggep pacaran kalo masih muda itu nggak usah dianggap terlalu serius. putus itu biasa, kan yang penting banyak dapet pengalaman dari beragam sifat yang beda beda. ini bukannya lo mau nikah atau apa kan?
atau,
kalo udah punya satu hubungan yang bertahun, ortu udah ngerestuin, ya kenapa nggak nyoba dipertahanin selama mungkin? kali aja bisa jadi yang terakhir..

jadi soal LDR ini, coba kita balik ke Usagi tadi ya. seandainya dia mutusin nerima si Seiya, apa endingnya dia bisa bahagia? atau lebih bahagia mungkin? who knows kan, ya nggak?
makanya,
is it a destiny or test?
munculnya si Seiya ini adalah takdir di hidup Usagi, yang sebenernya bisa dia pilih --menuju jalan cerita yang ngga tau kaya apa. atau memang cuma tes? karena takdirnya si Usagi itu ya sama si Mamo akhirnya.

sebelum menjudge lebih jauh, coba baca teori di bawah ini, dan resapi sejenak.
ini salah satu potongan cerpen gue :p *promosi

"Kamu pernah denger cerita tentang legenda penciptaan manusia yang dulunya bersayap nggak?"
"Hah? Bukannya manusia dari Adam dan Hawa?"
"Err, ini versi yang beda. Udah deh, jangan merusak suasana dengan intelektualitasmu itu. Sekarang giliranku memamerkan kemampuanku berfilosofi, dong."
"Sesudah perubahan ending perang Troya, cerita Cinderella yang entah gimana bisa berakhir sedih di drama garapanmu, juga, apa itu yang terakhir? Nggak jelas. Kamu masih mau maksa aku dengerin cerita anehmu lagi? No way."
"Dengerin dulu aja, baru komentar. Atau nggak bakal aku tebengin sampe rumah lho."
"Aaargh. Okay. Make it fast."
"Beres. Ehm, ehm. Dulu, manusia memiliki empat kaki, empat tangan, kepala dengan dua wajah, dua sayap dan satu hati. seiring dengan berjalannya waktu, seorang dewa memisahkan mereka, laki-laki dengan sayap di kiri, dan perempuan dengan sayap di kanan. Lalu Sang Dewa melempar mereka dari nirwana ke bumi yang sedang berguncang, sehingga mereka terpental ke belahan bumi yang berbeda-beda."
"Hmm, menarik, terus?"
"Awalnya mereka berusaha buat terbang kembali ke nirwana karena di bumi nggak enak. Tapi akhirnya mereka sadar kalo mereka nggak bisa terbang dengan satu sayap, nah mulailah mereka mencari sayap pasangannya masing-masing, dan berusaha terbang. Dari sinilah cerita berkembang tanpa terduga. Ada yang langsung menemukan pasangan yang tepat lalu terbang nyaris tanpa hambatan ke nirwana, ya mungkin beberapa badai. Ada juga yang beberapa kali harus berganti pasangan karena sayapnya tidak seimbang. Tapi ternyata ada juga yang walaupun sudah tau sayapnya tidak seimbang dan berkali-kali kena guncangan petir, tetap ngotot terbang ke nirwana, menempuh perjalanan beribu hari lamanya, mungkin ia tidak memikirkan, bagaimana bila nanti salah satu atau bahkan mereka berdua tidak sanggup lagi terbang, yang bisa mereka lakukan adalah? tidak ada. Terhempas ke tanah dan mati begitu saja."
Sunyi.
"Jadi ini, lagi-lagi, lagi dan lagi, tentang Kay?"
"..Ya."
"Kapan sih kamu bakal nyerah? Untuk kesekian kalinya kamu berusaha, dan untuk kesekian kalinya juga jawabanku sama."
"Apa sih yang kamu liat dari dia?"
"Dia punya satu hal yang orang lain nggak punya, itu yang buat aku tergila-gila."
"Apa?"
"Karena dia itu Kay! Aku nggak mungkin, nggak akan, dan nggakbisa suka sama orang selain Kay. Unfortunately, there's no, never, another Kay."
"I will be that another, better, Kay. Namaku Keefe, inget itu Rel."
Dan pembicaraan itu terputus begitu saja.

tulisan di atas terinspirasi dari orang orang yang berusaha mempertahankan hubungannya dengan alasan udah bertahun. sayang kalo berakhir, blablabla. lalu apa? kalo salah satu selingkuh? atau mereka hanya bertahan untuk tidak saling menyakiti tapi sakit sendiri? ..dan, sori, mereka melewatkan orang-orang yang seharusnya lebih tepat mengisi hati mereka dengan 'menghabiskan waktu.'

dan ngomongin hal beginian endingnya soal apa?
ketidakadilan dalam cinta kan? ya nggak?
nggak adil buat si Seiya kan, berani taruhan dia pasti ngerasa cintanya buat Usagi itu lebih gede.
atau buat Jacob Black, karena (takdirnya?) si Bella itu sama Edward
atau buat Remi, karena Keenan sama Kugy udah punya chemistry sejak awal, nggak peduli secharming apapun Remi itu (belum baca Perahu Kertas nya Dewi 'Dee' Lestari? parah. serius itu bagus banget, rugi kalo belom baca!)
atau buat Keefe, karena gue berencana bikin kisah ini jadi sad ending :p

jadi..
kenapa sih kisah cinta itu yang disorot harus orang orang yang ditakdirkan?
bagaimana dengan mereka yang ditinggalkan?
bagaimana dengan mereka yang merelakan?
bagaimana dengan mereka yang terpaksa meminta pergi, atau justru.. diminta pergi?

apa kabar mereka? apa iya semudah menulis 'Sepuluh Tahun Kemudian' lalu mereka dikabarkan sudah menikah dengan orang lain, punya anak dan hidup bahagia?
bagaimana proses mereka mengikhlaskan? bagaimana proses mereka menghilangkan perasaan "kenapa bukan aku?" ?

mungkin kita harus bicara juga soal memberi kesempatan
atau mungkin kita harus membahas juga soal penantian

"Please don't have somebody waiting for you." - Taylor Swift

kenapa? karena ya, penantian bisa meluluhkan.
sok tau! nggak, saya sudah membuktikan :)

lalu, dimana dong takdirnya? apa iya takdir sama jodoh bisa ditentukan sendiri? bisa diperjuangkan gitu?

see? beberapa dari kalian mulai mikirin gebetan lama yang nggak pernah mau diusahain,
mungkin mulai terusik dengan jenuh yang tertutupi, atau ditutup-tutupi
mungkin menghujat kenapa saya harus membuat tulisan diatas, mengingatkan kenangan yang tidak pernah dikenang, hal-hal yang seharusnya tidak pernah dibongkar lagi.

apa iya sudah benar benar merelakan?
atau, jauh jauh di dalam masih menunggu diam-diam?
jadi, pacar pacar sesudahnya cuma pelarian dong? jahat kan?

atau mungkin untuk yang masih ada yang di posisi Seiya sekarang..
siap 'merusak' ? karena percaya perasaanmu lebih besar?
siap merebut? karena yakin dia akan lebih bahagia sama kamu?
atau siap pergi? karena percaya cinta tidak harus memiliki?

ah, cinta ternyata ribet ya?
sori, gue cuma lagi nyari temen galau :p

29 comments:

^^Nona Enno^^ said...

mhm... byk setujunya kalo gue sih...


mungkin tergantung situasi ya.. tapi takdir udah di atus ama tuhan dan ga bisa dirubah tapi nasib masih bisa diusahain.. nah kalo soal cinta termasuk nasib apa takdir tuh?? tergantung hati masing2 dah yg jawab.. hahaha yg jelas.. ikutin kata hati aja.. :)

btw tulisannya nyentuh bgt.. keep writing y sist.. :)
kapan2 gue mampir lagi.. hoho

Nur Amelia said...

fate.

jadi kangen sailormoon.

Ratri Purwani said...

'dalem' banget ve, gue juga pernah ngalamin kejadian yang sama. dulu gue punya gebetan, sempet syg sama doi 2 taun. entah gimana gue tau dia punya perasaan sama gue, tapi dia tutupi dg dalih 'kakak ke adek'.
tapi selebihnya gue setuju sama komen atas gue, hihi :D

Belo Elbetawi said...

dengan kekuatan bulan.,. aku akan merindukanmu.. ttiinggg ^___*

Mahardika Gamma said...

suka puisinya :D

Feby Oktarista Andriawan said...

Aih film sailormon, mbak-mbak biasa yang bisa berubah jadi mbak-mbak super ini memang kartun cewek banget.. ngomong2 soal LDR, gue ngejalaninnya juga dan enak lho.. :D

Venus Aretha said...

ah makasih udah dikomen teman temaan :3
banyak yang message gue marah marah gara gara postingan ini hahahaha
@Nona Enno: thanks yaa, ntar ak visit juga deh, kalo kita satu 'selera' pasti difollow hehe
@Nur Amelia: iyaa waktu itu iseng nontonin kartun sailormoon di youtube dan tringg terinspirasi haha
@Ratri: eh gue juga pernaaaaah! persis banget kaya gitu!
huks
@Belo Elbetawi: wah ini sih retweet bangeet haha
@Mahardika Gamma: thanks :) tapi itu bukan murni puisi sih wkwk
@Febs: aih, emang semua tergantung gimana bersyukur dan ngejalaninnya aja. LDR itu sebenernya bisa lebih deket, lebih banyak hal2 penting dan 'dalem' yang bisa diomongin, dan sekalinya ketemu itu.. wah precious banget, kangen yang ditumpuk itu bisa dikeluarin semua, jadi kerasa spesial. iya gue tau kok :)
gue cuma ngomongin godaan nya aja, dan dari perspektif si 'penggoda' itu -bukan dalam artian jelek loh.

anyway, makasih udah baca :>

Saputra Fijai said...

Jadi inget jaman dulu.

nasrul said...

nice post, walau awalnya emang nih mau nulis apa cuman share image doank

tapi maaf gak suka sailoormoon :D

ijin follw yak

Andaka Rizki Pramadya said...

inget film sailormoon :( inget masa kecil yang gak bisa diulang lagi :( salam kenal mbak :)

AJe said...

postingannya dalem banget ya. Jadi ikut bertanya kenapa cerita cinta hanya menyorot mereka yang ditakdirkan?
Menjadi seperti seiya memang perih ,jenderal#curcol.

Zazuli said...

*speechless*

randy oktaran said...

jadi kangen sailormon :D

Claude C Kenni said...

Karena hati tidak perlu memilih, ia selalu tahu ke mana harus berlabuh =)

Asa Laily F Huda said...

Galau maksimal :|

yulianzone said...

kartun favoritku sejak kecil ini mah. hehehe. kalo soal cinta2annya.mmmm .... I can honestly say I'm not good in talking about love .... ^_^

yulianzone said...

dan gw ga mahir berbahasa Inggris -____-"

claudyayrine said...

ahh sailor moon is definetly part of my childhood! my all time fave series :) anyway, nice writing!

pipit kucing (︶ω︶) said...

g inget cerita sailormoon itu seperti apa, malah kayaknya g pernah nonton *lupa*
tapi postingan ini bagus bgt, cinta jarak jauh. klo cew/cownya stia tntu saja tidak diragukan cintanya, kalau g.. ya ituloh berpaling pasti..

salam kenal ya.. :)

Alvi Syahrin said...

WOW. :O
Dulu suka Sailormoon, tapi yang aku suka waktu mereka ngelawan musuh, bukan kisah cinta2annya. :P
Untuk soal cintanya... kalo cinta adalah sebuah mata pelajaran, nilaiku bakal 0. Selagi remaja, I just wanna have fun. nggak mau memikirkan apa yg bakal bikin aku sakit di kemudian hari...

Uchank said...

Saya benar-benar tidak percaya saya nonton filem ini waktu masih SD atau SMP .. lupa..
ternyata ini filem tentang cinta-cintaan yah..hahahahahha

kirain tentang perang2an antar planet gitu...

Fathan Mustaghfirin said...

ehem...
dulu gw pikir(pas masih SD gw bisa mikir kok) sailormoon ini tentang memberantas monster
tapi ternyata cinta"an toh
wow

makasi mbak udah bawak gw flashback :3

Venus Aretha said...

haha ya nggak juga siiih, filmnya emang tentang perang gitu, dan lumayan ribet ceritanya. yang saya sorot bagian kisah yang ini aja soalnya ngedukung artikelnya hehe

makasih yang udah komen :)

Fathan Mustaghfirin said...

hahahaha
pantes...
tapi gw suka kata yang ini
"if you love two person at once, pick the second one. because if you truly love the first one, you wont even get attracted to the second one"

hahahaha
kepengen di jadiin status FB nih :p

Annesya said...

venus, ini, sumpah, galau abis... :D

anyway, aku suka cerpenmu. so sweet... :))

Chilfia Karunianty said...

jadi flashback. dulu waktu kecil suka nonton film ini. suka banget adegan berubah kostumnya si sailormoon. sekarang mah udah nggak ada film ini. banyak kartun2 baru.

Anggreita Shaskia said...

*speechless*. Keren sekali, ini posting yang dengan suksesnya bikin galau saya semakin mendewa. Huaaa. Gak tau mau comment apa, yang penting 4 thumbs up [nambah jempol kaki] saking bagusnya :D

Anindya Moeljosentono said...

One of my favorite post :) keep on going, cantiik :) wah, jadi pembaca setiamu nih :)

S Safira Shofatunnisa said...

*tertarik sama gambarnya* itu friendone level berapa ya =))

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...